17 July 2010

PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR ( LEARNING CYCLE ) DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATE






Keyword : Prestasi belajar, Model Pembelajaran Siklus Blajar (LearningCycle), Model Pembelajaran Konvensioanal, Segitiga.;Study Prestige, Learning Cycle Study Model. Conventional Study Model, Trianguler.

Gairah belajar selain disebabkan oleh ketidak tepatan metodologis, juga berakar pada paradigma pendidikan konvensional yang selalu menggunakan metode pengajaran klasikal dan ceramah. Jenis penelitian ini adalah komparatif yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak ada perbedaan antara prestasi belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) dengan model pembelajaran konvensional pada materi segitiga. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik.
Rancanga penelitian ini adalah Postes Kelompok Kontrol Subyek Random. Metode penelitian ini adalah metode dokumentasi dan tes, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisa data inferensial yaitu uji perbedaan yang berupa uji t. Dari hasil uji t diperoleh bahwa nilai sig (0,000) <α (0,05) maka ditolak sehingga diterima yang artinya Ada perbedaan antara prestasi belajar pesesta didik yang menggunakan model pembelajaran siklus belajar ( Learning Cycle) dengan model pembelajaran konvensional pada materi segitiga.


Download Free-arwiebowo




PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN OPEN-ENDED PROBLEM DENGAN PENDEKATAN INVESTIGASI MATEMATIKA





Keyword : Investigasi Matematika, Open-Ended Problem.;Investigation Mathematics, Open-Ended Problem

Pendekatan masalah merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal, masalah terbuka dengan solusi tidak tungggal, dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan melatih peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika terbuka adalah dengan investigasi matematika, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan dan cara peserta didik dalam menyelesaikan open-ended problem setelah memperoleh pembelajaran dengan pendekatan investigasi matematika. adapu pembelajaran dengan investigasi meliputi tiga fase yaitu: fase membaca masalah, Fase pemecahan masalah, dan fase menjawab serta mengkomunikasikan masalah.
Dari 31 peserta didik yang menjadi subyek penelitian, diperoleh data berupa nilai dari hasil post test yang rata-ratanya mencapai 76,33 %, hasil ini lebih baik jika dibandingkan dengan hasil pre test yang rata ratanya hanya mencapai 52 %. Jawaban peserta didik juga semakin bervariasi yang secara matematis benar. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan meyelesaikan open-ended problem peserta didik mengalami peningkatan.dari kecenderungan peningkatan yang terjadi menunjukan bahwa apabila peserta didik diberi kesempatan untuk menyelidiki masalah-masalah matematika sesuai dengan kemampuannya, maka dapat diyakini kemampuan menyelesaikan open-ended problemnya dapat ditingkatkan.


Download Free-arwiebowo





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...