10 September 2011

Inilah 7 Alasan Orang Bertahan Kerja Meskipun Gajinya Kecil

Terkadang ada sebagian orang bertahan bekerja di satu tempat meskipun gajinya kecil. Nah kira-kira apa ya yang membuat mereka bisa bertahan lama meskipun gaji mereka tergolong rendah.
Penasaran… simak 7 alasan orang bertahan kerja dengan gaji minim berikut ini:

1. Tidak Percaya Diri
Anda merasa tidak dihargai, mungkin bukan kesalahan perusahaan sepenuhnya. Hal ini bisa jadi Anda yang tidak terlihat percaya diri dalam bekerja sehingga perusahaan merasa pantas membayar murah. Anda pun menyadari jika mulai mengeluh, akan banyak pekerja baru yang akan siap menggantikan posisi Anda dengan bayaran yang lebih murah. Yang perlu Anda lakukan adalah mulai menilai sendiri kemampuan dan melihat peluang kerja lain.

2. Takut Akan Perubahan
Manusia adalah makhluk yang hidup dengan kebiasaan. Semakin bertambahnya usia, maka semakin pula orang takut akan perubahan dalam hidupnya, terlebih jika hal tersebut terasa asing baginya. Kebiasaan yang telah dialami dengan pekerjaan sebelumnya juga membuat orang berpikir dua kali untuk pindah kerja, meskipun ia banyak mengeluh. Jadi, lawan rasa takut Anda, dan pikirkan masa depan Anda di hari tua maupun anak-anak Anda. Saat Anda menjalani pekerjaan baru, otomatis akan belajar hal baru dan beradaptasi kembali.

3. Takut Akan Manajemen Kantor
Tidak ada orang yang menghargai orang yang merasa ‘kecil’ yang ingin tetap menjadi kecil. Dalam hal ini, siapa yang ingin melarang seseorang yang tidak ingin maju dan jalan di tempat sepanjang hidupnya. Selain membawa pengaruh yang kurang baik, pastinya akan merepotkan bagi orang lain. Manajemen kantor tidak akan melarang pegawainya yang ingin maju. Malah dalam kebanyakan kasus, justru pegawai yang merasa takut meninggalkan manajemen kantor yang telah membuat dirinya nyaman.

4. Terperangkap ‘Kewajiban’
Anda tidak bisa mengundurkan diri meski gaji kecil karena tuntutan rumah tangga. Istilahnya keluarga mau dikasih makan apa? Jika Anda sudah menikah, bicarakan dengan pasangan apakah ada peluang kerja/bisnis yang belum dieksplorasi. Dan apakah Anda juga bisa menyesuaikan gaya hidup dengan gaji yang diterima selama ini? Banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang, dan salah satunya adalah waktu kebersamaan. Memiliki pekerjaan baru dengan gaji yang lebih besar tentunya dibarengi dengan tuntutan kerja yang lebih besar pula. Anda mungkin tidak akan memiliki banyak waktu untuk keluarga nantinya karena terlalu sibuk mencari uang.

5. Tidak Punya Waktu Networking
Jika saat ini pekerjaan Anda menyita banyak waktu sampai tidak bisa berkumpul bersama teman-teman, hal ini bisa jadi kesalahan terbesar. Teman, selain menjadi tempat bercerita, ia juga bisa menjadi penghubung kepada relasi kerja yang baru. Jadi mulai dari sekarang, luangkanlah waktu lebih untuk networking dan perbanyak kenalan. Anda tidak akan pernah tahu dari mana saja kesempatan kerja yang baru atau sekedar freelance menggapai Anda.

6. Sindrom Robot
Apakah Anda pernah melihat orang-orang dengan wajah muram, pergi ke kantor setiap hari, bekerja dan pulang dengan wajah yang lebih lelah. Bagaikan robot yang terprogram untuk melakukan sebuah tugas, mereka seperti tidak memiliki jiwa dan hanya menjalankan rutinitas hidup yang monoton. Jangan hal ini sampai terjadi pada Anda. Seimbangkanlah pekerjaan dengan liburan, kesenangan, keluarga bahkan hobi untuk menghindari kebuntuan ide dan kebencian terhadap rutinitas. Jika aura Anda buruk akibat hal ini, pasti langsung terdeteksi oleh klien maupun rekan kerja, dan hal ini tentunya buruk untuk promosi jabatan Anda.

7. Malas Menghadapi Hal Baru (Sudah Merasa Nyaman)
Anda merasa nyaman dengan pekerjaan saat ini berkat rekan kerja dan atasan yang baik, fasilitas kantor yang menunjang, namun gaji kecil dan pas-pasan untuk hidup sehari-hari. Namun karena rasa nyaman itu, Anda sebisa mungkin menyesuaikannya dan melupakan niat mencari pekerjaan baru. Biasanya hal ini terjadi pada orang yang telah mencapai umur tertentu, dimana ia juga mengurungkan niat karena malas bersaing dengan talenta yang lebih muda.

01 September 2011

Inilah 4 Langkah Bikin Seks Lebih Hebat Dan Bergairah

Seks Anda terasa membosankan belakangan ini ? Cobalah 4 terobosan berikut ini agar seks Anda lebih bergairah dan lebih dahsyat diranjang tentu saja. Apa saja 4 terobosan ini, langsung aja simak bocorannya disini seperti dikutip She Knows.

1. Katakan ‘Ya’
Lelah atau stres, sering menjadi alasan wanita menolak seks. Tapi cobalah lawan keengganan Anda itu saat pasangan mengajak untuk bercinta. Jika terlalu lelah, berbaringlah di sofa atau tempat tidur dan biarkan pasangan yang lebih aktif. Saat suami mulai ‘beraksi’, mood bercinta bisa saja datang tanpa Anda duga.

2. Keluar dari Rutinitas
Seks mulai membosankan? Cobalah keluar dari rutinitas dan dorong diri Anda serta pasangan untuk mengeksplor hal-hal yang baru. Tidak perlu perubahan yang ekstrim seperti bercinta di tempat umum, cukup dengan mengubah sesuatu yang sederhana. Misalnya mencoba beberapa variasi posisi seks, inisiatif lebih dulu untuk mengajak pasangan bercinta, memakai lingerie seksi atau gunakan sex toys.

3. Coba Seks Kilat
Seks yang sensual dan perlahan memang menyenangkan, tapi sayangnya tidak semua pasangan punya waktu untuk itu. Kenapa tidak mencoba quickie atau seks kilat? Quickie merupakan solusi untuk membantu pasangan sibuk dapatkan kehidupan seks yang aktif dan sehat di tengah padatnya jadwal kerja.
Cara yang tepat untuk mewujudkan quickie adalah mencari waktu dimana Anda dan pasangan sama-sama dalam suasana hati yang baik dan tenang. Tidak disarankan melakukan seks kilat setelah makan besar atau pulang kerja. Lakukan sesaat sebelum berangkat kerja, sebelum pergi ke acara malam hari atau pagi hari di akhir pekan.

4. Tambahkan ‘Alat Bantu’ Saat Bercinta
Beberapa elemen bisa digunakan untuk menambah kenikmatan bercinta. Mungkin Anda belum terbiasa dengan ide menggunakan sex toys, sex games atau terbuka soal fantasi seks. Tapi itu merupakan cara yang terbaik dan paling efektif untuk membuat seks jadi lebih menyenangkan.
Pilihlah cara yang paling sesuai dan membuat Anda berdua nyaman. Saat membeli sex toys, diskusikan dulu apa yang Anda dan pasangan sukai. Ada baiknya bila Anda mempelajari dulu seluk beluk soal sex toys dan sex games dari buku-buku tentang seksologi. Terakhir, tenangkan pikiran dan ingatlah, beberapa elemen tambahan tersebut seharusnya memberikan kenikmatan, membuat seks lebih menarik dan menyenangkan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...